Janu bingung dan takut. Sekolah memberi surat edaran, tapi Janu lupa menyerahkan surat itu kepada ibu. Ibu sangat disiplin, apalagi kalau menyangkut soal uang. Semua harus direncanakan. Jadi, Janu memutuskan untuk mengumpulkan uang dengan caranya sendiri. Apa yang dilakukan Janu untuk mendapatkan biaya darmawisata sebesar Rp800.000,00 dalam waktu sepuluh hari itu? Ada cerita apa di balik Ib…
Sipet mengumpulkan kacang untuk persediaan. Namun, kacang Sipet hilang! Di mana kacang Sipet?
Biji merah itu bagus. Sayang hanya sedikit. Yuk, lihat Luna. Dia sedang apa?
Tora baru saja pindah ke pohon baru yang nyaman. Sayangnya, dia jadi malas bergerak. Bahkan dia sering menunda keinginan buang air besar. Akibatnya, Tora malah jadi susah buang air besar. Tora minta bantuan Kia dan Jedi. Cara apa yang disarankan oleh dua sahabat Tora itu? Apakah cara mereka berhasil membuat Tora lancar buang air besar?
Bulan dan Sabit biasa berjalan kaki setiap pagi. Mereka ingin mencoba pengalaman baru. Kali ini mereka akan mendaki bukit! Masalahnya, keadaan di sana tidak mudah bagi Sabit. Apa yang dialami Sabit?
Anak itu datang lagi! Kali selalu suka melihat anak itu. Apa yang akan dia lakukan hari ini?
Kita tidur di malam hari. Tidur membuat tubuh segar. Namun, tidak semua makhluk hidup tidur di malam hari. Ada binatang yang bangun di malam hari. Binatang apakah itu?
Ega diberi uang oleh bapaknya. Ia mau membeli sesuatu dengan uang itu. Ega minta Dani untuk menemaninya ke pasar. Ternyata di pasar banyak barang yang menarik. Egi dan Dani tidak sabar. Beli ini atau itu sesuai rencana? Apakah Ega dan Dani mendapatkan benda yang mereka inginkan?
Tiwi tidak sabar ingin bermain gim di ponsel. Sayang, sekarang belum waktunya. Ketika waktunya tiba, Tiwi tidak bisa langsung bermain. Apa yang terjadi selanjutnya?
Nubi membeli seruling dengan uang tabungannya. Setiap hari, dia meniup seruling itu. Namun, Pak Kumis marah-marah. Apa yang terjadi, ya?