Ada yang selalu dinantikan Didit dan adiknya di musim dingin. Apalagi kalau bukan bermain salju! Di depan rumah Didit ada sebuah taman bermain yang bisa mereka gunakan sebagai arena seluncur salju.
Suatu hari aku melihat seoang anak yang menghadiri perayaan hari ulang tahun temannya. Aku pun bertanya kepada Ummi, mengapa hari lahirku tidak dirayakan. Apa ya jawaban Ummi?
Setelah beberapa hari tidak pulang, akhirnya abi datang. Yeay! Abi membawa sesuatu. Apa itu?
Didit mendapat oleh-oleh dari ayahnya berupa jam beker yang keren. Jarum detiknya berbentuk pesawat terbang yang bisa terbang memutar! Awalnya Didit bisa bangun subuh tepat waktu ketika jam beker berdering. Akan tetapi kadangkala juga tidak bisa. Kenapa, ya?
Suatu hari, seekor kupu-kupu cantik hinggap di halaman rumah Fatimah. Tak lama, kupu-kupu itu pun terbang masuk ke dalam rumah. Awalnya Fatimah menyangka itu adalah pertanda bahwa akan ada tamu yang akan bertandang ke rumahnya. Betulkah demikian?
Adik-adik, siapa yang suka ke perpustakaan? Di sini kita bisa membaca banyak buku yang seru! Tapi, jangan lupa ada aturan yang harus kita jaga ya, seperti tidak berisik, tidak berlari, dan merapikan buku setelah dibaca.
Hamnah asik sekali menggambar sampai-sampai krayonnya berantakan. Ketika Hamnah berjalan, krek! Krayonnya patah! Bagaimana ya kelanjutan ceritanya?
Salma senang sekali dibacakan buku cerita. Ummi membacakan kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail ‘alaihimassalam. Wah, Salma jadi semangat untuk berkurban! Bagaimana kelanjutan ceritanya?