Rani semangat membantu Ibu memasak daging kurban untuk anak-anak di panti asuhan. Tapi sebuah kesalahan kecil membuat jarinya terluka dan Rani tak bisa ikut membantu lagi. Apa yang bisa Rani lakukan agar tetap bisa berkontribusi? Siapa yang akhirnya membantu Ibu memasak dalam jumlah besar?
Di tengah reruntuhan keterbatasan, Faris tetap menyambut Iduladha dengan semangat. Namun, tak semua orang bisa merayakannya dengan layar. Ada teman yang tak punya pakaian untuk salat dan ada yang tidak kebagian makanan. Apa yang dilakukan Faris saat melihat mereka kesulitan? Mengapa ia rela berbagi, meski dirinya sendiri tidak punya banyak? Sebuah kisah hangat tentang persahabatan dan ketulusan…
Hari Raya Iduladha seharusnya jadi hari penuh berkah. Tapi tidak bagi Fahri. Usaha milik ayahnya sepi karena semua orang sibuk memasak daging kurban sendiri. Fahri cemas, apakah mereka akan mendapat rezeki hari ini? Namun, sebuah ketukan pintu mengubag segalanya. Siapa yang datang? dan bagaimana akhirnya Fahri justru bisa berbagi ke anak-anak lain?